KEKUATAN KASIH SAYANG

Mikha 7:18-20


Kekuatan kasih sayang ditunjukkan secara jelas dan nyata saat seseorang memberikan pengampunan. Melalui pengampunan, segala kesalahan dihapuskan, dan luka yang ditimbulkan oleh kesalahan pun dipulihkan. Hanya kasih sayanglah yang dapat melakukan hal itu.

Kekuatan Allah tidak hanya dikenal melalui murka dan penghukuman-Nya atas umat yang berdosa, melainkan terlebih lagi melalui kebesaran kasih sayang dan kemurahan hati-Nya. Oleh karena itu, umat Israel berharap agar, ketika mereka berbalik dan bertobat dari segala dosa dan kesalahan mereka, Allah berkenan kembali menyayangi serta menghapuskan dosa dan kesalahan mereka. Pengampunan yang Allah berikan merupakan perpaduan antara kekuatan dan kasih sayang-Nya. Itu sebabnya, penghapusan dosa umat tersebut digambarkan seperti saat Allah menenggelamkan Firaun dan pasukannya ketika umat Israel keluar dari tanah Mesir. Hal itu sekaligus menegaskan bahwa, ketika Allah mengampuni dosa, Ia sesungguhnya memusnahkan segala dosa dan pelanggaran umat-Nya untuk selama-lamanya.

Dari firman ini, kita belajar dua hal penting. Pertama, kita tidak perlu meragukan kebesaran kasih sayang Allah. Ketika kita bertobat, jangan pernah ragu untuk datang dan memohon kasih sayang-Nya. Kedua, kita dipanggil untuk mengasihi setiap orang yang bersalah kepada kita. Memendam kebencian dan dendam bukanlah kekuatan; mengasihi dan mengampuni itulah kekuatan yang sejati. (Wasiat)

DOA: Terima kasih untuk kasih sayang-Mu, ya Tuhan. Ajar kami untuk juga memiliki kasih sayang kepada sesama kami. Amin.

Share this Post